Pengikut

Mengenai Saya

Foto saya
YA SEPERTI INILAH SAYA.... :)

Permasalahan Sistem Terdistribusi


Pada kali ini saya akan membahas tentang  “Permasalahan Sistem Terdistribusi” , namun sebelum membahas itu kita harus mengetahui, apa itu sistem terdistribusi?
Sistem distribusi merupakan sebuah sistem yang terintegrasi dimana semua komponennya berada pada jaringan komputer baik secara lokal maupun secara global. Komponen tersebut saling berkomunikasi dan melakukan koordinasi hanya dengan pengiriman pesan (message passing). Setiap komponen bisa menjabat sebagai sumber dan yang lainya sebagai penerima atau keduanya dapat merangkap semua jabatan tersebut
Sistem terdistribusi merupakan kebalikan dari Sistem Operasi Prosesor Jamak. Sistem terdisribusi mempunyai memori lokal pada setiap komponennya sehingga memungkinkan pembagian beban kerja, sedangkan Sistem operasi prosesor jamak menempatkan semua beban pekerjaan pada satu komponen saja.
Sistem terdistribusi memungkinkan penggunaan dan pengaksesan jarak jauh melalui jaringan TCP/IP, penggunaan resource pun dapat di minimalisir melalui sharing yang dilakukan pada jaringan seperi penggunaan printer pada jaringan lokal atau intranet.

Berikut contoh sistem terdistibusi:
  •       Internet = Interconnection Network
  •       Intranet
  •       Mobile Computing
  •       Automated banking systems
  •       Tracking roaming cellular phones
  •       Global positioning systems
  •       Retail point-of-sale terminals
  •       Air-traffic control
Dari uraian diatas, maka terlintas dibenak kita. Mengapa perlu sistem terdistribusi?. Berikut ini akan dipaparkan beberapa alasannya, yaitu:
  • Performance   :
 Sekumpulan prosesor dapat menyediakan kinerja yang  lebih  tinggi daripada komputer yang terpusat
  •    Distribution    
Banyak aplikasi yang terlibat, sehingga lebih baik jika dipisah dalam mesin yang berbeda (contoh: aplikasi  perbankan)
  • Reliability       
Jika terjadi kerusakan pada salah satu mesin, tidak akan mempengaruhi kinerja system secara keseluruhan
  • Incremental Growth   
Mesin baru dapat ditambahkan jika kebutuhan proses meningkat
  • Sharing Data/Resource
Resource adalah:
         Segala hal yang dapat digunakan bersama dalam jaringan komputer.
         Meliputi hardware (e.g. disk, printer, scanner), juga  software (berkas, basis   
 data, obyek data).
  • Communication   : Menyediakan fasilitas komunikasi antar manusia

Dalam setiap penggunaan suatu sistem, banyak sekali ditemui permasalahan- permasalahan yang muncul, begitu juga dengan sistem terdistribusi. Adapun masalah dengan sistem terdistribusi yang dapat  dimunculkan antara lain berkaitan dengan :
  • Software – bagaimana merancang dan mengatur software dalam Distribusi Sistem
  • Ketergantungan pada infrastruktur jaringan
  • Kemudahan akses ke data yang di share, memunculkan masalah keamanan

Selain itu kesulitan dan ancaman dalam sistem terdistribusi antara lain :
  • Mode pemakaian Variasi yang beragam terhadap karakteristik pemakaian
Contoh : berapa banyak halaman di kunjungi
  •   Masalah Internal
Ada beberapa masalah internal yaitu Masalah concurrency, Masalah clock, Mode kegagalan
  • Lingkungan Sistem
Sistem terdistribusi harus mengakomodasi heterogenitas hardware, sistem operasi dan jaringan. Contoh : berapa banyak versi SO
Ancaman Eksternal yaitu Serangan terhadap kesatuan data dan keamanannya.

Selain permasalahan - permasalahan yang akan dihadapi terdapat tantangan – tantangan dalam sistem terdistribusi. Untuk mengembangkan suatu sistem terdistribusi, perlu diperhatikan beberapa aspek yang merupakan suatu tantangan bagi para pegembang Sistem Terdistribusi yaitu sebagai berikut :
a.      Keanekaragaman (heterogeneity)
Sistem Terdistribusi mampu mendukung berbagai jenis sistem operasi, perangkat keras dan perangkat lunak. Misalnya SisTer dalam kantor masih dapat berjalan dengan baik meskipun terdiri dari komputer yang masih baru dan komputer yang sudah lama.

b.      Keterbukaan (openness)
Pengambangan Sistem Terdistribusi yang dilakukan dengan menambahkan komponen-komponen baru yang dapat dilakukan oleh programmer yang berbeda-beda. Misalnya menambahkan program sistem layanan bank tidak harus dilakukan oleh orang yang menciptakan program tersebut, tetapi dapat dilakukan oleh programmer lain.

c.   Keamanan (security)
Sistem Terdistribusi harus dapat menyediakan keamanan yang memadai bagi sumber daya yang digunakan bersama dan pesan yang dihantarkan dalam sistem. Misalnya PIN dari mesin ATM dikirimkan secara tersamar ke basisdata bank.

d.  Skalabilitas (scalability)
Ukuran Sistem Terdistribusi dapat diubah dan tetap dapat berjalan dengan baik. Perubahan dapat dilakukan dari segi jumlah pengguna maupun dari segi kekuatan perangkat keras komputer-komputer dalam Sistem Terdistribusi itu sendiri.

e.  Penanganan Masalah (error-handling)
Kerusakan yang terjadi pada satu komputer dalam Sistem Terdistribusi tidak mempengaruhi kinerja sistem secara keseluruhan. Misalnya sekumpulan komputer yang memantau kegiatan umum gunung berapi. Apabila salah satu komputer mati, sistem tersebut masih dapat bekerja sehingga proses pemantauan dapat terus berjalan.

f.  Kebersamaan (conccuriency)
Apabila terjadi permintaan secara bersamaan, Sistem Terdistribusi tidak akan menjad kacau. Misalnya permintaan data dari basis data bank dapat dilakukan oleh beberapa orang teller dalam waktu yang bersamaan.

g. Penyembunyian (transparency)
Dalam beberapa buku berbahasa Indonesia, istilah tersebut juga sering disebut transparansi, walaupun sebenarnya kurang tepat. Penyembunyian membuat beberapa aspek distribusi tidak tampak oleh pengguna. (dharma oetomo, 2006)

Source :



Category: 5 komentar

Cara Kerja dan Cara Mengatasi Malware



Cara Kerja Malware
  • Anda mengunjungi halaman Web yang terinfeksi (di situs orang lain, bukan situs Anda sendiri) yang banyak virus ke komputer pribadi Anda.
  • Memeriksa virus komputer Anda untuk melihat apakah Anda menggunakan program FTP umum, dan apakah Anda telah mengatakan program-program tersebut untuk menyimpan username dan password Anda.
  • Mengirimkan nama pengguna dan sandi ke server yang dikendalikan oleh “hacker”.
  • Para hacker membuat koneksi FTP otomatis ke server kami dan mendownload file HTML atau PHP yang mereka temukan.

  • Mereka memodifikasi file-file untuk menambahkan kode HTML (suatu “iframe” tag) yang menyebar virus, kemudian meng-upload file yang berubah kembali ke server kami.

  • Situs Anda mulai menyebarkan virus ke korban baru.

  • Dalam beberapa hari, situs Anda akan ditandai sebagai “Situs ini mungkin berbahaya bagi komputer Anda” di Google, menyebabkan jumlah pengunjung menurun secara dramatis.
  
Kejadian diatas tidak pernah anda sadari dan ketika google melakukan crawler ke websites anda akan menemukan script walware dari websites anda yang terinfeksi. Akibatnya google akan memblokir sites anda sehingga pengunjung akan disuguhi tampilan warning. Selain itu Firefox yang menggunakan API dari stopbadware.org juga akan ikut-ikutan memblokir sites anda. Google dan Firefox menggunakan teknologi dari stopbadware.org untuk mengantisipasi malware.



Cara Mengatasi

Untuk menghilangkan Malware dapat dilakukan langkah-langkah penting berikut :

  1. Membersihkan Komputer anda dengan antivirus terbaru (wajib)
  2. Membersihkan Websites anda dari malware. Disini perlu diingat yang pernah dilakukan terakhir kali sebelum terdeteksi malware seperti upload file terakhir, posting artikel terakhir.
  3. Melakukan updates di Google webmaster tools.

Ikuti langkah berikut di google webmaster tools.

  1. Masuk ke http://google.com/accounts dan login dengan user password anda di google
  2. Klik Webmaster tools.
  3. Bila sites anda belum terdaftarkan, tambahkan dari tombol “add a sites”
  4. Dilanjutkan “verify this sites”
  5. Pilih “Upload an HTML file” di Verification method
  6. Klik Download this HTML verification file dan simpan di komputer anda
  7. Upload file tersebut ke halaman utama websites anda.
  8. Terakhir klik verify setelah sukses melakukan upload

Langkah selanjutnya setelah terverify :

  1. Klik nama domain anda di daftar domain list Webmaster tools.
  2. Klik Labs di menu sebelah kiri
  3. Klik Malware details
  4. Ikuti petunjuk untuk menghapus malware di sites anda dari halaman yang terinfeksi.
Part 1 - Malware ( M. Ardiansyah )
Category: 0 komentar

BADAN USAHA

Pengertian dan Macam Badan Usaha
Kali ini saya akan membahas tentang pengertian dan macam badan usaha. Badan Usaha adalah kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Badan Usaha seringkali disamakan dengan perusahaan, walaupun pada kenyataannya berbeda. Perbedaan utamanya, Badan Usaha adalah lembaga sementara perusahaan adalah tempat dimana Badan Usaha itu mengelola faktor-faktor produksi.

Jenis-Jenis Badan Usaha di Indonesia
  1. Koperasi :
·         Merupakan badan usaha yang berlandaskan asas-asas kekeluargaan. 
  1. BUMN :
·    Badan usaha yang permodalannya seluruhnya atau sebagian dimiliki oleh Pemerintah. Status pegawai badan usaha-badan usaha tersebut adalah pegawai negeri. BUMN sendiri sekarang ada 3 macam yaitu Perjan, Perum dan Persero.
  1. Perjan :
·  Bentuk badan usaha milik negara yang seluruh modalnya dimiliki oleh pemerintah. Perjan ini berorientasi pelayanan pada masyarakat, Sehingga selalu merugi. Sekarang sudah tidak ada perusahaan BUMN yang menggunakan model perjan karena besarnya biaya untuk memelihara perjan-perjan tersebut. Contoh Perjan: PJKA (Perusahaan Jawatan Kereta Api) kini berganti menjadi PT.KAI.
  1. Perum :
·       Perjan yang sudah dirubah. Tujuannya tidak lagi berorientasi pelayanan tetapi sudah profit oriented. Sama seperti Perjan, perum di kelola oleh negara dengan status pegawainya sebagai Pegawai Negeri. Namun perusahaan masih merugi meskipun status Perjan diubah menjadi Perum, sehingga pemerintah terpaksa menjual sebagian saham Perum tersebut kepada publik (go public) dan statusnya diubah menjadi persero.
  1. Persero :
·    Salah satu Badan Usaha yang dikelola oleh Negara atau Daerah. Berbeda dengan Perum atau Perjan, tujuan didirikannya Persero yang pertama adalah mencari keuntungan dan yang kedua memberi pelayanan kepada umum. Modal pendiriannya berasal sebagian atau seluruhnya dari kekayaan negara yang dipisahkan berupa saham-saham. Persero dipimpin oleh direksi. Sedangkan pegawainya berstatus sebagai pegawai swasta. Badan usaha ditulis PT < nama perusahaan > (Persero). Perusahaan ini tidak memperoleh fasilitas negara.
  1. Badan Usaha Milik Swasta atau BUMS :
·     Badan usaha yang didirikan dan dimodali oleh seseorang atau sekelompok orang. Berdasarkan UUD 1945 pasal 33, bidang- bidang usaha yang diberikan kepada pihak swasta adalah mengelola sumber daya ekonomi yang bersifat tidak vital dan strategis atau yang tidak menguasai hajat hidup orang banyak.
  1. Yayasan :
·         Suatu badan usaha, tetapi tidak merupakan perusahaan karena tidak mencari keuntungan. Badan usaha ini didirikan untuk sosial dan berbadan hukum.
  1. Perusahaan persekutuan :
·     Perusahaan yang memiliki 2 pemodal atau lebih. Ada 3 bentuk perusahaan persekutuan Firma:
  • Firma (Fa) badan usaha yang didirikan oleh 2 orang atau lebih dimana tiap- tiap anggota bertanggung jawab penuh atas perusahaan. Modal firma berasal dari anggota pendiri seta laba/ keuntungan dibagikan kepada anggota dengan perbandingan sesuai akta pendirian. 
  • Persekutuan Komanditer (commanditaire vennootschap atau CV) adalah suatu persekutuan yang didirikan oleh 2 orang atau lebih.
  • Perusahaaaan terbatas (PT) adalah badan usaha yang modalnya diperoleh dari hasil penjualan saham. Setiap pemengang surat saham mempunyai hak atas perusahaan dan setiap pemegang surat saham berhak atas keuntungan (dividen).

source : blog
Category: 0 komentar